Rp.1000,-

seribuSenin, 23 Feb09
– ba’da maghrib  –

Sebenarnya aku berniat untuk pulang dari markaz baruku (lab TA :D) jam9 saja, sekalian merampungkan progres untuk dosen pembimbingku besok. tapi ko rasa2nya ada yang aneh, entah kenapa tiba-tiba pengen segera pulang ke kost. Akhirnya, aku turuti lagi kata hati.

Ketika motorku sampai di bundaran ITS, aku inget kalo besok waktuku puasa dan mlm ini aku belum makan. Ku tancap gas motorku menuju ke Gebang, ‘beli maem dulu ah’, pikirku. Rating kanan motorkuku sudah aku nyalakan, sebagai pertanda kalo aku mo belok ke depot MusliM’, warung makan senengaku.

Tiba-tiba, aku ingat sesuatu. segera saja rating aku matikan dan ku urungkan belok ke Muslim. “Des..desy…bagaimana mungkin mo beli makan, kalo uang yang ada di dompet cuma SERIBU rupiah!“. Ya Allah, aku bener2 lupa kalo aku sudah ndak ada uang blas, kecuali 1000,- itu tadi dan uang satu real, sisaku pas umroh dulu. “

Ku hela nafas tuk menenangkan hatiku. ‘Sekali saja tidak makan malam, insyaAllah tidak akan menyebabkan mati’, pikirku. ‘Tak apalah, anggap saja aku lagi lupa makan malam 😀

Hemph..ternyata ndak punya uang itu rasanya ndak enak.. 😀 Tapi aku juga ndak mungkin mengharap uang dari orang rumah. ‘wis semester berapa dikau des!?’ sudah bukan saatnya lagi merengek minta uang ke ibuk bapak. “Tunggulah beberapa hari lagi,..gajianmu tak lama lagi ko. Ishbir…!”

Sesampai kos, aku geledah rak dikamarku, mencari-cari makanan yang sekiranya bisa aku gunakan untuk mengganjal perut- melas benged se-.
Alhamdulillah ada 1 mie instan, alhamdulillah lagi blm kadaluarsa 😀 “memang rizki tidak akan kemana“, batinku.

Tidak berapa lama, terdengar suara petir yang keras banged dan beberapa detik setelah itu, hujan turun dengan lebatnya dan masih dibarengi suara petir yang menyambar-nyambar. ‘Ya Allah ngeri banged alamMu jika seperti ini’

Alhamdulillah, aku sudah ada di kos sekarang, terima kasih Allah, karena kau telah memberiku feeling untuk segera pulang dari lab TA tadi. Seandainya aku masih di sana, tak tau aku akan pulang kapan.. :D”

==================================================
ketika Kurasakan dingin yang membuat perutku semakin menangis 😦
Gpp, disyukuri saja neng…:D

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: