Bunga untuk Hari Ibu di Pasar Karangmenjangan

 

ibu pasarDetikSurabaya – Suasana pasar Karangmenjangan sedikit berbeda dari biasanya, Minggu (21/12/2008). Satu hari menjelang hari Ibu 22 Desember 2008, sekitar 50 mahasiswi Jaringan Muslimah Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Surabaya Raya menggelar aksi bagi-bagi bunga kepada para ibu di pasar tersebut.

Mereka berasal dari berbagai kampus di Surabaya Raya JMMI ITS, UKMKI UNAIR, UKKI DR. Soetomo, UKKI UNESA, SKI Poltekes, UKKI STESIA, UKKI UPN, serta kampus lainnya.

“Aksi kali ini bertujuan agar para ibu dari keluarga dengan perekonomian menengah ke bawah ikut merasakan sedikit kebahagiaan pada Hari Ibu, yang mungkin sangat jarang mereka dapatkan,” ungkap Diana, sebagai koordinator aksi.

Walaupun hanya sebatang bunga, diharapkan hal ini mampu memberikan secercah cinta dan penghargaan atas peran serta kontribusinya dalam melanjutkan perjuangan historis pemberdayaan kaum perempuan menuju kesejahteraan keluarga yang membawa perbaikan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.

menurut Diana, tidak bisa dipungkiri lagi peran vital seorang ibu sebagai tiang negara, karena dari ibu-lah lahir generasi penerus bangsa dan dari tangannyalah pendidikan pertama bagi setiap anak yang nantinya akan tumbuh berkembang dan menjadi calon pemimpin negara ini.

Melalui kasih sayangnya, ibu menjadi mitra bagi sosok suami untuk membangun keluarga di atas landasan ketaqwaan, dengan orientasi kerja menebar kemakrufan dan mencegah kemungkaran. Seorang ibu yang terampil, cerdas, dan bertakwa, akan mewujudkan kehidupan berkeluarga yang harmonis , sehingga dari keluarga-keluarga yang harmonis ini muncul kehidupan masyarakat yang seimbang, dan pada akhirnya terciptanya kehidupan negara yang bermartabat.

Sebagai momen refleksi atas besarnya jasa seorang ibu, setiap tanggal 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu. Momen ini seringkali diwujudkan dengan pemberian seorang anak kepada ibunya berupa bingkisan kecil sebagai tanda kasih sayang dan ucapan terima kasih atas jasa sang ibu yang telah mencurahkan segenap cinta dalam melahirkan, mendidik dan membesarkannya.

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak lupa memberikan sedikit bingkisan manis atau apapun bagi sang ibu atau istri tercintanya. Yang walaupun tidak akan mampu membalas segala pengorbanani ibu, tapi setidaknya akan memberikan sedikit kebahagiaan kepada para ibu karena beliau mengetahui bahwa semua orang di sekitarnya sangat mencintainya,” katanya.

Kasih ibu kepada beta, tak terhingga sepanjang masa. Hanya memberi, tak harap kembali……

Ketua Jaringan Muslimah Surabaya Raya 2008/2010

 Desy Putri Purnamsari- JMMI ITS

http://surabaya.detik.com/read/2008/12/21/223901/1057334/468/bunga-untuk-hari-ibu-di-pasar-karangmenjangan

One Response

  1. nice blog. selamat th baru 1430 H

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: